Senin, 28 Mei 2012

Akhir Cerita - Lyla

Sayang sudahlah berakhir semua
Cerita kita yang dulu indah terasa
Jangan kau teteskan air mata
Mungkin inilah jalan untuk kita berdua

Sudah tak perlu engkau sesali
Semua ini tak akan berubah

Kenanglah aku kapanpun engkau mau
Simpan diriku bila masih di hatimu
Andaikan nanti cinta datang kembali
Akan ku sanjung engkau di dalam hatiku

Luka ini memang perih
Tapi kita pernah mencobanya
Ooh biarkan saja cerita ini
Mendewasakan kau dan aku
(kenanglah aku kapanpun engkau mau)

Jumat, 25 Mei 2012

Selamat (seharusnya) merayakan 1 tahun, Kita - Celotehan Terakhir T untuk Hendrik

"Aku gak menyesali keputusanmu untuk sendiri dan memutuskan hubungan ini, karena aku sadar suatu saat nanti kamu akan tau siapa yang benar-benar menyayangimu. Karena kita hanya saling melupakan satu sama lain, bukanlah saling meninggalkan."

Celotehan demi celotehan tentangnya telah ku torehkan di blog ini, celotehan yang sama sekali tak tersentuh oleh sosok yang tiap saat hadir dipikiranku. Ya, sosok itu kini bukanlah siapa-siapa dalam hidupku. Dulu, sosok itu nyata, hadir menemani, setia dan selalu ada disampingku. Itu dulu, dulu, dan dulu. Tak bisa kupingkiri, dulu memang indah, bukannya aku tak mau melupakan semuanya, tetapi sosok itu telah terlalu dalam masuk ke dalam hatiku.

Ini salah siapa? Salahmu? Tentu saja bukan, mana mungkin aku menyalahkan sosok yang sampai sekarang menjadi semangat di dalam setiap nafasku. ini salahku, salahku yang terlalu sayang, salahku yang terlalu berharap lebih jauh, salahku yang terlalu berharap untuk selalu bersamanya. Maaf, aku bukan pelupa yang hebat. Kamu sudah terlalu lama ada disini, dan sampai saat ini belum tercetus niatku untuk melupakan dan membuang semua cerita aku dan kamu yang indah, dulu.

Kenapa? Kenapa semuanya harus seperti ini? Aku tau, kamu sudah memutuskan semuanya, kamu sudah melupakan semuanya. Tapi tak begitu denganku. Aku masih tetap tegar dengan sifat munafikku. Aku masih berusaha tersenyum dan berpura-pura kalau aku bahagia tanpamu. Tak mengapa bagiku, melihatmu tersenyum saja, aku sudah cukup senang. Bagaimana kalau aku masih disampingmu sekarang? Kamu bisa bayangkan betapa bahagianya aku.

Ah, kenapa kamu masih mendominasi otakku? Padahal sudah 1 bulan lamanya kamu pergi dan memutuskan semuanya. Rasanya baru kemarin kamu bilang kalau kamu menyayangiku dan menginginkan aku untuk menjadi kekasihmu. Ya, baru kemarin. Andai saja aku mampu lebih sabar menahan egoismu. Tapi kalau terus menerus aku yang bersabar, bukan cinta namanya. Karena yang kutau cinta itu adlah dua perasaan yang dipersatukan. Sedangkan kita? Jadi ya, kalau dipikir-pikir semuanya lebih baik diputuskan walaupun penyesalan dan ras rindu itu datang.

***

"Selamat (seharusnya) merayakan 1 tahun, Kita". SMSku yang kukirimkan pada Hendrik, seorang lelaki yang sampai sekarang masih melekat dihatiku. Hari ini, 25 Mei 2012, adalah hari jadiku dengannya.Aku masih menganggap tanggal itu sebagai hari jadi aku dengannya. Tahun ini aku merayakan hari jadi kami seorang diri. Ya, mau gimana lagi? Mengharapkannya? Aku rasa itu hal yang mustahil, jangankan merayakannya, membalas pesanku saja dia sudah enggan. Hari ini air mataku menetes kala hingga penghujung hari dia tak membalas SMSku itu.

Ya Tuhan, haruskah air mata ini selalu menemani hari jadiku bersamanya? Kapan semuanya akan berakhir? Kapan aku akan berhenti mengharapkannya? Kapan aku akan berhenti melupakan hari jadi ini? Aku terlalu lemah melupakan itu, karena itu sudah terlalu dalam masuk ke dalam otakku.

***

Dear My beloved, Hendrik Ohoiwutun . . . .
Terimakasih buat cintamu,
Terimakasih buat kasih sayangmu,
Terimakasih buat pengertianmu,
Terimakasih buat kebesaran hatimu,
Terimakasih karena sampai saat ini kau masih ada untukku,
Walau kini kita sudah bukan pasangan kekasih lagi.
Happy anniversary sayang, always keep fighting and keep holding on….
I Love You more..more…and more everyday.
God Bless Us


Sabtu, 19 Mei 2012

surat kaleng part 3

Teruntuk Kamu, yang berada 100m di depanku


Ku tau, senyumku tidak sedemikian lebar untukmu berteduh ketika hujan menerpamu di parkiran tempatmu bermain futsl tadi. Namun, bila hujan memukulmu, ada pelukku untuk kamu tidak kedinginan. Sungguh, saat ini aku ingin memerintahkan kakimu untuk membawamu tepat ke hadapanku. Ah, sudahlah. Aku melumat senyumku sendiri karena terbesit rasa malu yang menyapu merah di wajahku.



Yang mengagumimu di jarak 100m dari area Parkir

surat kaleng part 2

Teruntuk Kamu^^

Jika semua lelapku telah jadi milikmu, ambillah segala sadarku!
Karena semua arah pandang dari mataku ini hanya menyudut padamu.
Aku tak pernah henti menyebut nama HENDRIK di dalam hatiku!
Karena aku senang mendengar nama Hendrik berkumandang di sepanjang hidupku.

Yang selalu memandangimu di Lapangan Futsal :*

surat kaleng part 1

Teruntuk Kamu , kekagumanku.


Aku kagum pada tubuhmu disaat kamu bermain futsal.
Jemariku, mereka mendamba untuk menghapus tiap-tiap butir keringat yang jatuh di setiap sudut wajahmu.
Nama kamu sering berkelebat di kepalaku. Melupakannya? Oh tidak, kurasa aku akan mati.
Aku tau, sekalipun cintaku ini dilengkapi perangko balasan saat dikirim, belum tentu aku akan menerima balasannya.

Yang mengagumimu :*

Sayang - Ungu

Entah harus darimana ku memulai kata-kataku
Resah gelisah tak menentu, dari jauh lubuk hatiku
Bukan, bukan keinginanku tuk mencoba meninggalkanmu
Namun tak bisa ku jelaskan, aku takut menyakitimu

Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski bualan hati
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus

Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski bualan hati

Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus

it's a dramatically random


ketika mencintaimu, aku memiliki segalanya. kecuali diriku sendiri.
Jika jembatan itu rapuh kemudian putus, kuharap kita sedang dalam keadaan saling berpegang.
Cuekmu membuatku lebih mengerti arti kesabaran. Karena hanya kamu yang mampu membuatku menunggu selama ini.
Ada beberapa orang yang dihadirkan ke dalam hidup kita hanya untuk mencuri dan menyia-nyiakan hati kita.
mengeluh itu memperlambat proses pencapaian
Setelah bertemu kamu, aku berhenti berdoa mendapatkan pria yang baik. Lalu Tuhan marah aku sombong, Dia ambil lagi pria itu.
Aku tak sedang berhenti mencintaimu. Aku hanya sedang berhenti menunjukannya.
Setidaknya aku masih mengingat cara mencintaimu.
Yang kukira sudah pergi, ternyata masih disini. Rindu.
Tanya dan uji ingatanku. Apa yang tak kuingat tentang pertemuan-pertemuan kecil denganmu?
Kamu paling tau cara menyakiti dan membuatku menangis.. Ketika kamu mengenggam tanganku terlalu erat dan membuatku tertawa terlalu keras.
Pasangan yang terpisah jarak, mereka bagai pendaki yang menanjak dari kaki gunung yang berbeda, yang hendak sama-sama berjumpa di puncak
Bersamamu, aku belajar mengelabui rindu yang berakhir pada kenangan bersamamu
Memperjuangkan orang yang tak pantas dipertahankan, tak akan membuatmu kemana-mana selain kehilangan banyak orang.
Kepada kamu yang menitipkan hati padaku. Maaf jika aku terjatuh pada hati yang lain dan membuat hatimu retak.
suatu saat nanti sayangku, kita akan bertemu di tempat kedatangan. entah itu terminal, stasiun atau bandara. kita harus pelukan yang lama.
pertemuan kembali sepasang kekasih yang terpisah jarak di suatu tempat kedatangan adalah hal yang paling romantis. menurutku.

cengkerama petang hujan dan rindu

hujan sedang bermain dengan riang di halaman rumahku dan membuat halaman rumahku penuh dengan ampah dan air hujan.
rindu mabuk hujan.
akhir-akhir ini hujan turun terlalu banyak.
rindu mengkonsumsinya berlebihan.
"aku puas minum hujan", kata rindu.
"hanya saja kondisiku mulai gawat".
"kamu tau mengapa rindu datang bersamaku?", tanya hujan.
"itu karena rintik-rintik yang aku jatuhkan membentuk rupa kekasihmu jika kau perhatikan baik-baik".
hujan menertwakanku sambil berkata lagi, "biar mampus kau dikoyak-koyak rindu. hahha.. dasar anak muda labil".

Tuhan, aku rindu dia. Terima kasih.

hujan tak lebih adalah penyamar sempurna bagi airmata, maka puaskan rindumu mumpung hujan.
bagaimana bisa lupa jika semesta berkonspirasi untuk mengingatkan aku padamu melalui banyak hal.
hati manusia itu hanya satu, jadi kalau sudah diambil sama seseorang, yaa wajar aja kalu gak bisa kasih hati ke yang lain.
sedih itu pedih, membuat dada seperti tertindih.
Tuhan, Aku Rindu Dia. Terima kasih.
cinta memiliki sihir, dia dapat membuat peristiwa, benda, lokasi dan banyak hal memiliki makna lebih.
saya suka mengingatmu saat hujan, sambil memainkan telunjuk, saya mengikuti tetesan hujan yang jatuh pelan-pelan.
hujan selalu menemukan caranya sendiri untuk terjatuh pada mereka yang sedang jatuh cinta, melalui awan ataupun mata.
dan beberapa hati tengah menjerit sekeras-kerasnya diantara hujan, dengan lantang berkata "I still love You".
hujan masih mempersilahkan saya jatuh lebih dulu sebelum ia, katanya "mulailah jatuhkan kenangan pelan-pelan, setelah itu serahkan padaku".

Malang, 19 Mei 2012

Sabtu, 12 Mei 2012

Tulislah namaku di hatimu, jangan memahatnya. Supaya jika kelak kita dipisahkan, kau tidak melukai diri sendiri untuk menghapus namaku.

Senin, 07 Mei 2012

LMFAO - Party Rock Anthem ft. Lauren Bennett, GoonRock


Hadiah Pertama dan Terakhir Dariku Untukmu :(




Mungkin sama halnya seperti bodoh bisa menjadi pintar kalau rajin belajar, begitupun benci bisa menjadi cinta kalau sering berjumpa.

Di dalam kedekatan, kita dapat lebih mudah saling menguatkan.

Sudah kubilang, cinta tidak memandang angka. Seperti berat badanmu, isi dompetmu atau jarak rumahmu. Namun tidak bisa kupungkiri, angka ialah kerajaan yang berat untuk dua hati dapat mempertahankan benteng cintanya.
Jika bicara jarak, memang ada baiknya cinta itu dekat, dan rindunya dapat mendekatkan. Pasangan terpisah jarak bagaikan dua pendaki yang menanjak dari kaki gunung yang berbeda untuk sama-sama berpelukan di puncak. Tetapi tidakkah itu terdengar berat? Mereka dapat menjumpai apapun dan siapapun di dalam kesendiriannya masing-masing. Sebab yang lebih baik, dua hati dapat mendaki bersama-sama dengan dekat dan tidak terpisahkan, agar mereka tidak hanya dapat saling menjaga diri mereka sendiri, tetapi juga saling menjaga satu sama lain.