hujan sedang bermain dengan riang di halaman rumahku dan membuat halaman rumahku penuh dengan ampah dan air hujan.
rindu mabuk hujan.
akhir-akhir ini hujan turun terlalu banyak.
rindu mengkonsumsinya berlebihan.
"aku puas minum hujan", kata rindu.
"hanya saja kondisiku mulai gawat".
"kamu tau mengapa rindu datang bersamaku?", tanya hujan.
"itu karena rintik-rintik yang aku jatuhkan membentuk rupa kekasihmu jika kau perhatikan baik-baik".
hujan menertwakanku sambil berkata lagi, "biar mampus kau dikoyak-koyak rindu. hahha.. dasar anak muda labil".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar