Kamis, 29 September 2011

KENAPA?

Kenapa?
Aku slalu bertanya- tanya..?
Kenapa? kenapa aku slalu bisa memaafkanmu?
Mengapa ku slalu bisa bilang "Iya" aku memaafkanmu sayang..
Padahal Semua itu sangat menyakitkan...
Entah mengapa cintaku yang begitu besar ini lah yang terus membuat ku memaafkanmu...
Jika ku wanita yang lemah, takkan mungkin aku bertahan menjalani ini semua denganmu..
Tpi karna aku kuat, kuat karna cinta mu aku bertahan sayang..
Dan aku pun slalu akan dan terus memaafkan mu..
Entah mengapa baru kali ini aku merasakan ketakutan yang luar biasa, ketakutan kehilangan seseorang yang berarti untuk ku..
Apakah mungkin karna aku baru merasakan cinta yang tulus dari mu??
Sayang, ku mohon padamu, jangan pernah kau tinggalkan aku..
Karna ku tau ku takkan sanggup tanpamu... :)
Dari Yg tersayang, untuk yang tersayang.

Aku tidak ingin melepas tanganmu. Seakan itu akan membuatku membalikkan telapak tanganku, kemudian hatimu hancur.

Minggu, 11 September 2011

selamat dari aku yang lagi meragu

Hari ini mungkin adalah hari bahagia untuk seseorang. Apalagi dia yang bertambah satu usia dan meniupkan lilin-nya tadi malam ditemani senyum orang tercintanya.

Jangan berpikir itu aku.

Disini aku tidak bicara tentang cemburu, tapi tentang rasa yang terlalu asing untuk memiliki nama atau istilah. Aku menyayanginya, jelas. Dia salah satu pria terbaik yang dianugrahkan Tuhan.
Aku yakin masing-masing dari kami bahagia.

Disini aku hanya mencoba berbagi, tentang perasaan yang namanya tidak aku ketahui.

Dibuka dengan ucapan "Heeeeyyy, Selamat Ulang Tahun!! Semoga... *amien" dan dibalas dengan kata "terima kasih" dengan nada canggung. Ya, mungkin dia masih canggung untuk kembali berkomunikasi dengan aku yang pernah dicuekinnya selama beberapa hari ini.

Pembicaraan kami lalu berlanjut dengan sederhana, membicarakan kehidupan sehari-hari. Aku bahagia, dia sungguh pasangan dengan aura terbaik di dunia.

Rasa asing yang aku sebut-sebut itu justru saat pembicaraan mengarah ke arah "kenapa aku dicuekin?" dan dia menjawab "aduh kepalaku sakit, nanti aja ya baru dijawab". Aku merasa udara sempat bersembunyi dariku selama satu detik, dan ini bukan curiga (setidaknya aku kira begitu) karena aku tau, dia tidak mungkin melakukannya.

Selama bersamanya aku tau, jika nanti dia tersesat di Neraka, para setan disana akan segera mengusirnya. Karena dia terlalu suci untuk disiksa, disini aku hanya ingin berbagi tentang apa yang aku rasa. Sebongkah rasa bahagia yang belum aku tau takarannya, tentang seseorang yang pernah berjasa, menyambut hari istimewanya dengan yang bukan saya.

Tanpa mengecilkan posisi siapapun disini, aku bahagia dengan sangat. Untuk dia yang selalu bertangan terbuka dan membiarkan aku menghambur dalam peluknya.

Tidak ada yang lebih baik, karena hari ini, adalah yang terbaik.

Selamat Panjang umur, dan bahagia :)) Tuhan berkati.


Malang, 11 september 2011
LOVE you a lot ~telly~



Jumat, 09 September 2011

membedakan yg mana suka,sayang dan cinta..

Kalo bicara soal perasaan,hmm bingung dech saya hha..
soalnya kalo menyangkut bahasan ini saya bukanlah seorang yg profesional...
tapi walaupun begitu bukan berarti saya tdk pernah merasakannya...
ya gak mungkinlah sebagai manusia yg di kasih hati, sdh selayaknya kita ngerasaen hal ini, cuman saya seringkali merasa bingung...
karena bagi sebagian org...
pengertian antara suka,sayang dan cinta sama...tapi bagi saya ke-3 perasaan ini memiliki arti yg berbeda-beda.

taukah kau....

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, “Kau sangat ganteng.”
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, “Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..”

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, “Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan.”

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus…

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.

nah setelah membaca postingan saya,apakah sdh jelas ???
saya harap anda tentu mengerti dgn maksud tulisan saya,supaya di laen waktu jika anda sedang mengalami kejadian Falling in ♥ anda bisa membedakan yg mana suka,sayang dan cinta..

Kamis, 08 September 2011

tidak bisa memilih hanya satu

menurutku, Jatuh Cinta dan Patah hati itu satu paket yang tidak bisa dilepaskan.
jatuh cinta dan patah hati berlaku kepada siapa saja, pria baik-baik, pria brengsek, wanita baik-baik dan wanita brengsek sekalipun.
tidak ada yang pernah bisa memprediksi apa-apa.
misterius!

jelas sekali kalau patah hati bukan melulu tentang air mata yang mengalir deras di pipi, hingga mata membengkak,
atau jatuh cinta bukan hanya tentang kepala yang berbunga-bunga, layaknya karnaval bunga 17 agustusan.
mereka itu siklus.
seperti bapakku bertemu mamaku.
kini terulang saya bertemu dengannya.

ingin mencoba seperti apa jatuh cinta dan patah hati itu.
saya tidak bisa hanya memilih satu.
keduanya tak bisa dipisahkan.
seperti Bapak dan Mama.
saya tak bisa memilih hanya jatuh cinta kepada bapak atau Mama saja.

ketika jatuh cinta kepada Bapak, adakalanya saya patah hati.
sebaliknya ketika patah hati kepada Mama, bisa jadi Bapak yg memberikan saya cinta.
lalu patah hati yang lain pun menyusul dalam keadaan yang berbeda.
sayang sekali Bapak dan Mama tidak pernah bilang, bahwa saya harus mencintai pria yang seperti apa.
tapi Bapak berpesan bahwa, ketika hidup—hiduplah dengan tulus-tulus saja.
saya mengartikannya sebagai hidup—dan patah hatilah dengan tulus.
tidak bisa memilih hanya satu.
konsekuensi adalah bayanganku sendiri.
Mengikuti kemanapun kakiku pergi.

kalau sudah begini, yang dapat saya lakukan adalah menjalani kehidupan saya hari ini dengan tulus.
baik dalam keadaan jatuh cinta maupun patah hati.
sekian.