Kakak!
Rintik-rintik hujan mengetuk atap kosan Adek, senja perlahan menghilang, langit begitu gelap, kilat sesekali menyambar di balik awan yang begitu pekat. Ah, Malam ini hujan akan turun dengan sangat deras. Ya Malam Minggu ini, Malam Minggu kesekian kita tak bersama. Adek beringsut perlahan membuat secangkir Energen Kacang Ijo kegemaran Adek, Kakak masih ingat kan? 2 bungkus secangkir. Malam ini terlalu dingin untuk menahan Adek menelan sesuatu yang hangat
Kakak!
Barusan Adek mengkhayal, hape Adek bergetar dan ada nama emoticon \:D/ dilayarnya. Itu nama kontak Kakak di hape Adek. adek mengharapkan ada kalimat : "Kakak ada di bawah, pelae Adek ko cepat keluar sebelum Kakak menggigil beku". hahahaha.. Kemudian, Adek beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu kamar sembari mendongakan kepala ke bawah. Ada Kakak disana diatas motor Shogun Biru kebanggaan Kakak lengkap dengan senyum pengampunan favourite Adek itu. Kita berpeluk rindu, sudah 2 Bulan minus 2 Hari ditambah 3 Bulan lagi kita tidak bertemu.
Kakak!
Tidakkah Kakak rindu pada rindu seperti Adek yang selalu rindu kepada rindu. 5 bulan adalah waktu yang lama untuk menantikan rindu kembali, Kak. Adek sudah terlalu sendiri disini. Masalahnya, masih sanggupkah Adek menunggu saat waktu terus berpacu? Masih bersabarkah Adek jika cinta mulai memudar? Kesepian sudah menjadi cambuk yang mendera.
Kakak!
Hujan di luar telah mereda, Adek pergi mencari makan dulu ya. Jangan lagi Kakak tanyakan dengan siapa, karena jawabannya masih tetap sama, SENDIRI! Sesungguhnya, Adek ingin melewatkan ribuan hujan bersama Kakak dan Kakak akan selalu berkata, "Hujan ini akan segera reda, dan Kita bisa pergi mencari makan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar