Selasa, 24 Januari 2012

Teruntuk Kota Awal Matahari Terbit di Indonesia

Hey Kota impianku.
pasti aku bisa dikatakan orang bego yaa, karena menyapa sebuah kota. argh, jangan salahkan aku tapi salahkan Boss yang memberikan tema ini. okeh, semua orang pstilah bisa mencintai kota, tapi untuk menulis surat cinta kepada sebuah kota? hellooo...
awalnya aku tahu kalo tema hari ini adalah mencintai kota, tak tahu kenapa, aku langsung membayangkan kamu, Merauke City. padahal semua orang pun tahu kalau aku belum sekalipun mendaratkan kakiku kesana. aku hanya tahu kamu dari omongan lepas seorang Hendrik Ohoiwutun. tapi, aku rasa kamu tahulah, sejak saat itu keinginan untuk menjejakkan kakiku di sana ini bergelantung manja dalam anganku. katakanlah sebuah asa yang terpendam, hiks hiks.

siapa pun tahu pasti bahwa kamu identik dengan sebutan Kota Rusa, karena Rusa sangat dominan daripada beberapa hewan asli Merauke, seperti Kanggurru Merah dan Burung Pelikan. tapi aku lebih senang menyebutmu sebagai "Kota Awal Matahari Terbit di Indonesia".

keinginanku seperti nyala sebuah pelita yang tertiup angin. nyala pelita ini hampir padam. namun seiring dengan meredanya hembusan angin, pelita itu menyala dengan indahnya. begitulah keinginanku kembali menggelora dalam hati. banyak alasan yang mendukungnya. bayangkan! siapa yang tidak ingin melihat Pantai Lampu Satu yang namanya menurutku sangat unik, Rumah Semut yang tinggi itu, Rusa yang jadi hewan peliharaan di rumah-rumah warga, Tugu Perbatasan yang membatasi kamu dengan Negara Papua New Guinea, Jembatan Maro, yang paling penting adalah suku-suku pedalaman dengan pakaian khas mereka yang selama ini hanya aku tau dari televisi dan cerita beberapa temanku saja.
Hebatnya Merauke! Bikin aku pengen banget ke Merauke. Last but not least, aku mempunyai kekasih yang tinggal di Merauke, aku mengkhayal bisa bertemu dia suatu ketika nanti. kapan ya? boleh dong mengkhayal, daripada tidak memiliki satu pun khayalan dalam hidup ini.

Lengkap sudah alasan-alasan yang mendukung keinginanku yang menggelora di dada ini, hehehe.. Merauke..wait for me! dan suatu saat pasti aku akan bilan kepadamu : Merauke, here I come! huuh, senangnya andai suatu keinginan itu terwujud. ya Tuhan, semoga Engkau bisa wujudkan keinginan ini. Halleluya, Amien.


yang mengimpikanmu, Telly Rohy perempuan NTT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar