Kakak!hari ini sudah masuk ke bulan Februari. bulan penuh cinta (katanya). hari ini hujan lagi. hujan hari ini bercampur dengan panasnya terik matahari. semakin membuat gerah. Kota Malang yang dulu sejuk ini semakin panas saja. hmm, rasanya Adek ingin mengotong galon berisi air kemana-mana -_______-.
Kakak!
tadi pagi ada kejadian memalukan. di kost, sekitar jam 7an, Adek menangis. lagi! hahaha cengeng ya? ya! airmata Adek tidak bisa Adek tahan lagi untuk tidak diketahui oleh teman-teman kost Adek. Adek memang menangis di tempat jemur pakaian, lantai 3 kos. sendirian. tapi, tetiba ada teman kost Adek yang datang mendekati dan menanyakan alasannya. ya, alasannya off the record. pikiran Adek terbagi-bagi dan saling berkaitan. semuanya tetiba meledak pagi ini. Kakak pernah bilang untuk tetap tenang, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Tidak Bisa!.
Kakak!
Adek galau. sama seperti hujan saat ini. tapi, Adek harap Kakak tidak seperti Adek. tetaplah dalam ketenangan-ketenangan yang akan Kakak ciptakan di SMS atau telepon setelah Kakak membaca surat ini. Adek sangat mengerti posisi Kakak sekarang. sesuatu hal yang membuat kita down, jangan menjadi penghalanag. Adek tidak mau itu. Adek suka Kakak yang tenang. jangan pikiran. masih banyak orang-orang di sekitar Adek yang bisa mendukung Adek selama Kakak di Merauke. kecuekan Kakak akhir-akhir ini ada alasannya. Adek mengerti. Adek paham posisi Kakak. karena Adek akan coba untuk mengerti.
Kakak!
ini hanya sebuah rasa. akhir kelanjutannya pun Adek belum tahu, Kakak juga belum tahu, Kita belum tahu. iya, karena Tuhan yang menentukan semua ini. Adek memang sudah memmpunyai keinginan tertentu untuk hidup Adek, demikian juga Kakak. dan Adek harus bertahan sampai pada garis akhir. rasa cinta ini tidak salah kan? karena dia hanya sebuah rasa. karena dia hanya sebuah keinginan yang Adek tuangkan di dalam setiap kata dalam surat-surat Adek akhir-akhir ini yang Tukang Pos kirimkan ke Kakak. Tentang Kakak!
yang mencintaimu dalam tangisan, Telly :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar