postingan ini adalah balasan-balasan sajak yang dikicaukan @nggeme, @Titon_AP7 dan @ihdannizar di twitter kemaren sore. RINDU :
@Titon_AP7 : aku menyeruput sore tanpa gula dalam cangkir. mengingat tentangmu, membuatny semakin getir.
@nggeme : tak akan lagi aku sanggup mengepak sayap mengitari bumi, menyibak pekatnya malam, sebab badan ini memikul rindu teramat berat.
@ihdannizar : Di batas tanya yg menggugat ragu, rindu makin memperlihatkan kehebatannya; menyusup di celah kegelisahanku.
@Titon_AP7 : baru saja ku saring senja dan menyeduhnya dengan sisa air hujan. lalu ku simpan dalam cangkir kenangan.
@nggeme : Sekalipun rinduku ku sertakan dengan perangko balasan, aku tak yakin kau akan membalasnya.
@Titon_AP7 : jika ada kata yang dapat mengubah rindu menjadi bertemu, aku akan tuliskan..
@ihdannizar : Ini di luar batas logika. Merindukanmu adalah hal terindah yg kutelan mentah-mentah tanpa retorika.
@nggeme : Jangan tanyakan kemana semua lemak yang dulu ada ditubuhku. Dia telah habis dimakan rindu, karenamu
@Titon_AP7 : jika ada anak panah yang menusukmu, berharaplah itu berasal dari busur jenuhku. Tanpamu.
@nggeme : Aku sudah lelah berlari bahkan berjalan, beban rindu terus bertambah tiap hari, aku mau duduk & meletakkan semua'a
@Titon_AP7 : rindu adalah hal yang tidak harus terealisasi. Biarkan. Biarkan rindu tumbuh subur di ladang mimpi.
@nggeme : Duniaku tidak begitu besar, hanya sebesar hati yang diam-diam menyimpan rindu untukmu.
@Titon_AP7 : disetiap rindu ada tunggu. Disetiap tunggu ada ragu. Disetiap ragu ada kamu. Aku selalu menunggu. Iya, kamu.
@nggeme : Tertawakan aku dimimpimu, biar nanti aku terbangun sambil rindu sama kamu.
@Titon_AP7 : rindu bukan kepalang. Menunggu kau bertandang. Ku siapkan hangat peluk jika kau datang, sayang.
@nggeme: Jangan mengejarku. Jangan mencariku. Aku yang kan menemukanmu. Aku, rindu. Yang dekat dihatimu.
@Titon_AP7 : untuk kesekalian kalinya kubaca surat yang tidak pernah sampai ke tanganmu. Rindu keparat ini menyerbu.
@nggeme : Ya. Aku sedang berjalan ke hatimu sambil membawa sekotak rindu. Sambut aku ketika ku mengetuk
@Titon_AP7 : jika pertemuan adalah saudara kmbar perpisahan, maka kan kujabat rindu sbg tanda kesepakatan .
@nggeme : Jika aku kehilanganmu. Aku hanya perlu rindu untuk bisa menemukanmu. Kita terhubung rindu yg sama
@Titon_AP7 : aku tau semua tentangmu adalah palsu. Tapi itu tidak membuatku tuk berhenti merindumu. Apalagi melupakanmu.
@nggeme : Rindu sering berkunjung tanpa kenal waktu. Terkadang mengendap-endap, lalu menyergap kala kita tak siap.
@Titon_AP7 : dari basah hingga kering. Karena sering, merindumu kulakukan beriring.
@nggeme : Aku mendongakan kepala ke langit, berharap kau melihat langit rindu yang sama denganku
@Titon_AP7 :
@nggeme : Aku marah. Aku kesal. Aku kecewa. Namun semua'a tertutupi hangat rindu yang menyala-nyala. Aku takut waktu membuat aku melupakan raut wajahmu. Sebut aku sentimentil. Tapi aku sungguh merindukanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar