Senin, 30 Januari 2012

melihatlah ke luar, jangan hanya melihat ke dalam! (terilham dari lagu Uluran Tanganku - sheila on 7)


teman kecil kau terdiam tak berdaya
izinkan ku membantu, beri seteguk susu

kawan kecil kau menunduk dan tertegun
pandangi lelaki yang terkapar di sampingmu

mereka bilang itu ayahmu
entah apa yang ada di benakmu

tapi bahasa tubuhmu tunjukkan
sobat kecil kau belum mengerti

ayahmu tlah berpulang
ibumu tak tahu dimana

begitulah getirnya fakta hidupmu
niat tulus berbagi

ringankan kisah pahitmu
ku mohon sambut uluran tanganku

teman kecil kau menunduk dan tertegun
hadapi lelaki yang terkapar di sampingmu
 
dewasa kelak kau kembali
bangkitkan bumi kita
agar tak lagi menangis

dewasa kelak kau kembali
bangkitkan bumi kita
agar tak lagi merintih

dewasa kelak kau kembali
bangkitkan bumi kita
agar tak lagi menangis

dewasa kelak kau kembali
bangkitkan bumi kita
agar tak lagi merintih

begitu mendengar lagu dari Sheila On 7 yang judulnya Uluran Tanganku ini, airmata tidak henti-hentinya mengalir di pipi saya. kenapa? saya tidak tau dan tidak mengerti. tapi khayalan saya menggambarkan tiap liriknya sungguh membuat saya kalap.

kawan, pernahkah sekali saja kita berpikir tentang keadaan di sekitar kita? ternyata di luar sana masih banyak sekali orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita. hidup mereka tak mennetu. untuk makan pun mereka susah karena keterbatasan ekonomi yang mereka miliki.
kawan, coba kita melihat ke arah mereka, masuk ke dalam kehidupan mereka, merasakan apa yang mereka rasakan. kita jangan hanya bisa melihat dari luar saja. kadang kita hanya melihat diri kita sendiri, melihat keadaan kita, masalah yang kita hadapi. kita merasa paling berkekurangan. tapi nyatanya. hidup kita masih bisa dibilang dalam keadaan yang berkecukupan.

kawan, saya juga tidak begitu berkecukupan, tapi saya rasa satu pertanyaan ini mampu membuat kita tersadar "pernahkah kita berdoa buat mereka?". mereka perlu kita. mereka sangat membutuhkan bantuan kita. banyak anak-anak diluar sana yang hidup dijalanan dan makan dari makanan sisa. mereka butuh uluran kasih kita. mereka butuhkan kehangatan senyuman bukan pandangan mencemooh ataupun ucapan mencemoohkan.
kawan, betapa kita harus banyak mengucap syukur buat setiap kebaikan dan berkat yang Tuhan adakan dalam setiap detik hidup kita. kenapa kita tidak mencoba buat berbagi berkat tersebut dengan mereka?

kawan, KASIH bukan sekedar kata-kata, bukan pula sekedar bentuk pemikiran ataupun niat. tapi lebih dari itu, Kasih harus dinyatakan dengan Aksi. doa dan bantuan yang tulus tak perlu mahal, tak perlu dihitung jumlahnya, Sederhana tapi Berarti. pemberian langsung dari hatimu itu yang paling penting. mari kita peduli kepada mereka karena Kasih semata. Melihatlah ke luar jangan hanya melihat ke dalam!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar