aku penceloteh yang tak menyukai buku sastra . aku sering tertidur kala membacanya karena aku tak paham . aku hanyalah seorang perempuan yang suka berceloteh yang juga menyukai kamu, dan itu membuatku menulis di sini .
Kamis, 15 Desember 2011
december
serupa pintu, Desember saya (dulu) selalu dibuka dengan mekarnya bunga desember milik (alm.) Mama. menguarkan aroma ketenangan penuh kasih. walau tak secantik bunga mawar, tapi mewahnya desember sanggup menyihir dominasi salju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar